Mewakili Suara Atlet, Greysia Sebut Harapan untuk Pengurus PBSI

Jakarta, 5 Februari 2021
Pemain ganda putri penghuni Pelatnas Bulutangkis, Cipayung, Greysia Polii, menaruh harapan tinggi pada kepemimpinan Agung Firman Sampurna beserta jajaran Pengurus Pusat PBSI periode 2020-2024. Harapan tersebut diungkapkan pada Webinar yang diselenggarakan oleh Seksi Wartawan Olahraga Persatuan Wartawan Indonesia (Siwo PWI) DKI Jakarta, Kamis (4/2).

Greysia tidak sendiri, dalam webinar yang bertemakan "Mengawal 100 Hari Kinerja Ketum PP PBSI Baru: Mengupas Visi Misi Agung Firman Sampurna", selain dengan sang Ketua Umum, Greysia menjadi salah satu narasumber bersama dengan Kabid Binpres PP PBSI, Rionny Mainaky dan Imelda Wigoena, Ketua Harian Klub Jaya Raya Jakarta.

Webinar yang berlangsung selama 2 jam 15 menit tersebut dihadiri oleh rekan-rekan media, baik dari media cetak, online, maupun televisi. Pada kesempatan itu, Greysia menyampaikan harapan-harapannya kepada kepengurusan Agung, sekaligus mewakili suara para atlet bulutangkis Indonesia. Salah satunya, menurut Greysia, kepengurusan kali ini dibutuhkan ekstra kerja keras terutama untuk melindungi dirinya dengan teman-teman seperjuangannya.

"Harapan kami kepada pengurus baru memang dimulai pandemi ini saya rasa justru banyak banget ekstra yang harus dilakukan. Dalam sisi teknis pasti dibutuhkan penyesuaian, karena dunia olahraga ini kan berbeda dengan dunia politik dan lain-lain," ungkap sang juara Yonex Thailand Terbuka 2021 bersama Apriyani Rahayu ini.

"Terlebih lagi dibutuhkan penyesuaian non-teknis, terutama saat kondisi pandemi ini. Bagaimana tetap bisa mencari dana misalnya. Banyak hal yang menurut saya sebagai atlet pun sulit untuk dipikirkan. Terlalu banyak yang membuat pengurusan baru ini harus ekstra kerja keras, untuk melindungi para atletnya. Terutama bagaimana supaya atlet-atlet ini juga bisa berprestasi seperti yang lalu-lalu," kata Greysia.

Namun Greysia juga menilai, kesuksesan dalam meraih prestasi bukan hanya ditentukan dari pengurusnya saja. Melainkan dari sisi atletnya sendiri. Untuk itu, dibutuhkan terjalinnya komunikasi dan kerja sama yang baik antara semua pihak yang terlibat di dalamnya.

"Kan yang diharapkan itu meski keadaan berubah, tapi prestasi tetap sama. Sebetulnya itu bukan hanya dari sisi pengurusnya saja, tapi dari atletnya juga sendiri. Harus ada komunikasi yang baik, sehingga kita bisa kerjasama dengan baik juga," tutur Greysia.

"Jadi saya harap baik dari atlet, pelatih, pengurus, semuanya bisa bekerja sama dengan baik. Sehingga ada situasi yang baik juga terjalin di antara kami sebagai garda depan bulutangkis Indonesia," pungkasnya.

Harapan lain yang diungkap Greysia adalah baik pengurus dan pelatih pun dapat melindungi dan memberi rasa aman terhadap para atlet. Sementara sebagai atlet, dia dan kompatriotnya pun akan melakukan apa yang sudah menjadi tanggung jawab mereka, seperti disiplin, latihan, dan bertanding.

"Sebagai atlet, harapan kami juga kami bisa berprestasi. Kami bisa melakukan bagian kami sebagai atlet, seperti disiplin, latihan, dan bertanding. Sedangkan pengurus bisa melakukan bagiannya dalam hal melindungi dan memberikan rasa keamanan kepada kami sebagai atlet. Itu tugasnya Pak Agung dan Kak Rionny mungkin. Hehe.." ucap Greysia diakhiri dengan tawa.

"Juga dengan pemberitaan media melalui wartawan yang ada di sini, untuk memberikan berita yang positif. Sehingga kami pun ada rasa keamanan dan kami pun semoga bisa berprestasi lebih lagi," Greysia menambahkan harapannya khusus untuk rekan-rekan media yang hadir. (*)

 

Copyrights © 2015 PB PBSI. All Rights Reserved. Privacy Policy
versi dekstop